Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Si Sulung Wajib Baca! Fakta Unik Anak Pertama dalam Keluarga dan Kehidupan Sosial

Fakta Anak Pertama

image via idntimes.com

Anak pertama itu katanya mandiri dan bertanggung jawab, mitos atau fakta ya? Siapa nih di antara kalian semua yang terlahir sebagai anak pertama?

Anak pertama itu selalu dinilai lebih istimewa karena merupakan anak yang sangat dinantikan oleh kedua orang tuanya.

Banyak fakta anak pertama bilang kalau mereka selalu diberi nasehat oleh para orang tua untuk menjadi teladan bagi adik-adiknya, selalu diberikan tanggung jawab lebih besar.

Tak jarang pula dituntut untuk menjadi seseorang yang sukses. Dalam jiwa seorang anak pastinya punya keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan saudaranya yang lain.

Namun, kali ini kami akan membahas mengenai fakta anak pertama, seperti apa sih watak dan karakter mereka dalam bersosial? Mari simak ulasannya.

1. Si mandiri yang terlahir sebagai pembelajar alami

Anak pertama merupakan pembelajar ulung. Anak pertama biasanya memiliki pengalaman yang lebih banyak jika dibandingkan dengan saudara-saudaranya.

Ia banyak menghadapi suatu tantangan bahkan cobaan yang mewajibkannya melewati kerikil tajam di jalan kehidupannya.

Anak pertama akan banyak melihat dan belajar dari pengalaman hidupnya, lalu menjadikannya sebagai panduan.

Itulah yang akan diajarkan kepada adik-adiknya agar tidak mengalami hal yang sama seperti dirinya.

Anak pertama merupakan seorang pembelajar alami, mereka terlahir pertama serta terbiasa mandiri dan belajar secara otodidak.

Oleh karena itu, anak pertama lebih terlihat pintar di bandingkan adik-adiknya di dalam keluarga.

Kelebihan tersebut akan lebih berkembang lagi jika kedua orang tua turut serta dalam mengarahkan kepada hal-hal yang lebih positif.

Tidak heran jika anak pertama menjadi tulang punggung keluarga setelah ayah dan ibu tiada. Karena yang mereka pikirkan adalah nasib adik-adik mereka kelak.

2. Bertanggung jawab dan mengayomi

Anak pertama merupakan sosok yang mengayomi adiknya. Tentunya ia merupakan sosok yang diperkenalkan orangtua dengan tanggung jawab dan kewajiban yang wajib ditunaikan.

Anak pertama juga bertanggung jawab atas adik-adiknya, tidak hanya atas dirinya sendiri.

Karena sifat mengayomi tersebut membuat anak pertama rentan stres dan pusing.

Yang harus kamu hadapi jika berurusan dengan mereka adalah memberikan dukungan,

yakinkan mereka jika mereka mampu memikul setiap beban yang menjadi tanggung jawabnya.

3. Sosok yang mempunyai jiwa kepemimpinan dan pemberani

Anak pertama adalah anak pemberani dan percaya diri, mereka terdidik sebagai seorang pemimpin alami.

Disadari ataupun tidak, di dalam kehidupannya mereka merupakan panutan untuk adik-adiknya.

Jiwa kepemimpinan dalam diri anak pertama muncul sebab mereka terbiasa dengan tanggung jawab,

Misalnya ketika mereka diminta oleh orang tua untuk menjaga dan mengawasi adik-adiknya.

Setiap hal yang dipikulkan ke pundaknya oleh orang tua kepada mereka secara tidak langsung membentuk mental dan kepribadian mereka menjadi seorang pemimpin.

Oleh karena itu, biasanya mereka akan tampak menonjol di dalam sebuah komunitas atau perkumpulannya.

Jiwa kepemimpinannya secara otomatis akan muncul pada dirinya.

Seorang anak pertama memiliki potensi besar untuk menjadi seorang pemimpin yang hebat.

Maka dari itu, perhatian dan peran dari orang tua sangat berpengaruh.

Apabila kedua orang tua bisa memberikan contoh dan pelajaran serta adanya komunikasi yang baik,

seorang anak pertama bisa menjadi sosok yang mandiri serta berguna bagi masyarakat sekitarnya, bangsa dan agama.

4. Sosok bijaksana yang menjadi andalan dalam keluarga

Anak pertama kakak perempuan harapan keluarga. Suka memberi saran dan dewasa dalam bertindak merupakan sifat dasar yang melekat pada anak pertama.

Mereka tentunya sering memberikan saran dan nasehat kepada adik-adiknya untuk bertindak begini atau begitu ketika sudah sama-sama menjadi pelajar atau mahasiswa.

Hal tersebut pastilah mereka lakukan sebab mereka sendiri sudah pernah mengalaminya.

Selain menjadi tempat konsultasi adik-adik dan bahkan teman-temannya, mereka juga menjadi andalan dalam keluarga.

Orang tua biasanya menaruh harapan lebih kepada anak pertamanya. Maka dari itu,

tidaklah heran jika anak pertama sering mendapat nasehat dari ayah dan ibu untuk memperhatikan, menjaga dan mengajari adiknya apa saja yang belum bisa dilakukan sang adik.

5. Perfeksionis, menuntut segala sesuatu untuk sempurna

Anak pertama menuntut segala sesuatunya untuk sempurna.

Salah satu watak dari anak pertama yaitu perfeksionis atau menuntut segala sesuatu untuk berjalan sempurna.

Salah satu alasannya bisa jadi karena faktor didikan dari orang tua yang mengajarkan kepada mereka untuk selalu memikirkan segala sesuatunya sebelum bertindak.

Pembelajaran itu memberikan hasil yang terbaik pada saat akan memutuskan sesuatu.

Terkadang mereka juga dituntut untuk selalu berhasil dan sukses dalam melakukan sesuatu dengan alasan sebagai contoh untuk adik-adiknya.

Inilah yang kemudian menuntun mereka untuk menjadi pribadi yang perfeksionis.

6. Sosok yang tegar tapi melankolis

Anak pertama merupakan sosok yang tegar tapi melankolis, mereka juga bisa bersedih. Jika di satu sisi mereka adalah sosok yang keras kepala dan egois.

Namun di sisi lain mereka juga orang yang melankolis dan mudah tersentuh hatinya.

Ia juga bisa menjadi orang yang rapuh dan cengeng ketika sesuatu menimpa orang tersayang.

Di balik sifat yang berusaha terlihat tegar, di dalam hati mereka juga menangis, tetapi tak pernah ingin ditunjukkan kepada siapapun, sebab si sulung ini sangat pnintar menyimpan rahasia.

Saat mengalami kesedihan sebisa mungkin ia tetap bisa menunjukkan sisi kuat dan tegar di hadapan orang lain. Sangat luar biasa.

7. Egois, keras kepala, tapi penuh kasih sayang dan peduli

Anak pertama merupakan sosok yang penyayang. Tak heran apabila kasih sayang orang tua akan tercurah kepada anak pertama karena mereka itu lahir terlebih dulu.

Hal tersebut menjadikan mereka menjadi keras kepala, sok kuasa dan egois.

Namun, hal tersebut sedikit demi sedikit akan bekurang ketika mereka beranjak dewasa, seiring dengan bertambahnya usia mereka.

Pengalaman hidup yang semakin bertambah akan mengikis sifat keras kepala dan ego mereka selama ini.

Dan, anak pertama merupakan sosok yang sangat peduli dan penuh kasih terhadap orang yang mereka sayang.

Anak pertama yang memiliki rasa perhatian besar karena adanya rasa tanggung jawab terhadap adik-adiknya.

Oleh karena itu, mereka bisa memberikan perhatian yang lebih kepada orang lain.

..

Selain itu, sifat kepedulian yang tinggi membuat anak pertama lebih mudah untuk memahami perasaan orang lain yang ada di sekitarnya.

Nah, jika kamu ingin mendapatkan perhatian lebih, maka carilah pasangan seorang anak pertama.

Anak pertama akan mudah mengerti kamu karena mereka memiliki sifat perhatian yang tinggi.

Inilah beberapa fakta anak pertama yang wajib kamu ketahui. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari sifat-sifat baik si sulung yang sudah disebutkan di atas.

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan.

Leave a Reply